INDOZONE.ID - Mahasiswa S1 Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Kudus menciptakan inovasi berupa kursi tunggu dengan tenaga surya bernama PLTS Industrial Shelter.
Shelter berukuran tinggi 2,5 meter dan panjang 2,1 meter ini dirancang menggunakan berbagai material, mulai dari besi hollow, kayu, PVC board, hingga atap spandek pasir, beserta stopkontak dan lampu untuk menunjang aktivitas mahasiswa.
Keunggulan utama dari fasilitas ini terletak pada pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang mampu menghasilkan listrik mandiri tanpa bergantung pada pasokan dari PLN.
Dosen pengampu mata kuliah Proses Manufaktur, Kukuh Mukti Wibowo, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan hasil kolaborasi seluruh mahasiswa angkatan 2024.
Baca juga: Fakultas Teknik UMS Resmikan Water Station, Dorong Kampus Bebas Plastik
Menurutnya, shelter tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat duduk, tetapi juga area produktif bagi mahasiswa.
“Shelter ini bisa digunakan civitas academica UMKU untuk menunggu atau sekadar nongkrong sambil mengerjakan tugas. Karena selain kursi, kami juga menyediakan meja,” jelasnya.
Berbeda dari kursi tunggu serupa pada umumnya, PLTS Industrial Shelter dirancang dengan konsep keberlanjutan. Energi matahari yang ditangkap panel surya diubah menjadi listrik dan langsung disalurkan ke stopkontak yang tersedia, sehingga pengguna dapat mengisi daya perangkat seperti ponsel maupun laptop secara gratis dan ramah lingkungan.
“Jadi shelter ini ramah lingkungan, tidak tergantung pada listrik kampus ataupun PLN,” lanjutnya.
Baca juga: UI Tegaskan Prodi Langka seperti Sejarah dan Sastra Jawa Tetap Bertahan
Salah satu mahasiswa yang terlibat, Ahmad Kafin Zuda Azka, mengaku proses pengerjaan proyek ini menjadi pengalaman baru baginya, terutama dalam hal teknis seperti pengelasan dan penggunaan alat.
Ia juga menilai proyek ini menjadi langkah awal untuk mendorong terciptanya konsep green campus di lingkungan UMKU.
Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Teknik Industri UMKU, Nunung Agus Firmansyah, menilai inovasi ini sebagai bentuk penerapan teknologi tepat guna yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai keberlanjutan.
Menurutnya, dibandingkan proyek sebelumnya yang masih sebatas desain ergonomis, PLTS Industrial Shelter telah hadir dengan pemanfaatan energi terbarukan.
Baca juga: Kreatif! Mahasiswa ITS Gabungkan Budaya Jawa dan Desain Modern Lewat Perhiasan Pawukon Jewelry
Ke depan, pihak kampus berharap mahasiswa terus mengembangkan inovasi yang tidak hanya berdampak di lingkungan kampus, tetapi juga dapat diterapkan di masyarakat luas sebagai solusi teknologi ramah lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umku.ac.id