INDOZONE.ID - Pernah membayangkan kalau skill yang kamu pelajari di dunia nyata, bisa jadi senjata di game survival kayak Alice in Borderland?
Kalau mahasiswa marketing dilempar masuk ke dunia Alice in Borderland season 3, kira-kira mereka bakal survive nggak ya? Jawabannya sih, "Iya, bisa!"
Soalnya, skill mereka cocok banget buat nyelesain game di dunia Borderland. Dari cara baca data, kerja sama tim, sampai bikin strategi jangka panjang, semua bisa jadi pegangan hidup mereka di dunia misteri ini.
Nah, kalau dibandingkan game-game di Alice in Borderland, ini skill wajib yang jadi senjata survive mahasiswa jurusan marketing!
Di game ini, tokoh utama Alice in Borderland, Arisu, bisa cepat nangkep pola samar dari teka-teki ramalannya. Prosesnya mirip kayak anak marketing yang biasa baca data, bikin hipotesis, sampai nemuin insight dengan cepat.
Mereka terbiasa nemuin clue kecil yang sering luput kalau nggak teliti. Jadi, peluang mereka lolos di game ini, lumayan besar berkat instingnya!
Mata Kuliah Relevan: Riset Pemasaran
Game satu ini butuh kerja sama tim yang solid. Buat anak marketing, ini mirip kayak ngerjain project kelompok atau bikin event kampus.
Harus pintar bagi-bagi peran, siapa yang pegang promosi, siapa yang urus desain, siapa yang jaga deadline, sekaligus paham segmentasi audiens. Perbedaannya, taruhannya nyawa di Borderland, bukan nilai seperti di kampus.
Mata Kuliah Relevan: Manajemen Pemasaran
Sering berkutat dengan angka, mahasiswa marketing pasti udah ngerasain bikin event dengan budget tipis tapi dituntut hasil maksimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Marketeers