Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Senin, 20 OKTOBER 2025 • 19:20 WIB

8 Cara Mengatasi Fenomena Bullying di Lingkungan Kampus

8 Cara Mengatasi Fenomena Bullying di Lingkungan KampusIlustrasi ajakan melawan bullying (Freepik)

INDOZONE.ID – Meski perguruan tinggi dianggap sebagai jenjang pendidikan tertinggi, kasus bullying juga bisa terjadi di kampus. Bahkan, bullying di kalangan mahasiswa seringkali lebih kejam daripada di sekolah menengah.

Biasanya bullying dilakukan secara berkelompok, yang mana tindakannya bisa membuat korban merasa tidak nyaman, sakit hati, dan tertekan. 

Jika kamu adalah orang yang berada di lingkup kampus dan menolak keras bullying, kamu bisa membantu dengan menerapkan langkah-langkah berikut: 

Baca juga: Misteri di Balik Diamnya Korban Bullying

1. Meningkatkan Kesadaran

Penting untuk mengingatkan dan meningkatkan kesadaran bersama tentang masalah bullying di lingkungan kampus. Baik sebagai mahasiswa, dosen, maupun staf kampus.

Buatlah sebuah kampanye, seminar, dan diskusi terbuka yang dapat membantu meningkatkan tentang pemahaman serta dampak negatif bullying dan cara untuk mencegahnya. 

2. Terapkan Kebijakan 

Kampus harus mempunyai tonggak kebijakan yang jelas dan tegas terkait bullying. Kebijakan harus mencakup definisi bullying, konsekuensi bagi pelaku, dan mekanisme pelaporan yang aman dan rahasia. Kebijakan harus didukung oleh administrasi kampus dan diterapkan secara konsisten.

3. Membangun Budaya Inklusif

Penting untuk menciptakan budaya inklusif di kampus, di mana setiap individu merasa diterima, dihargai, dan dihormati oleh berbagai kalangan.

Dukungan dan penghargaan positif terhadap keberagaman, toleransi, dan empati dapat membantu mengurangi perilaku bullying.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental: Tips dan Kebiasaan Positif

4. Pelatihan dan Pendidikan

Mengadakan pelatihan dan pendidikan untuk mahasiswa dan staf kampus tentang bullying dan cara mengatasinya sebagai langkah yang penting.

Pelatihan ini dapat melibatkan pengenalan tanda-tanda bullying, keterampilan komunikasi yang efektif, dan strategi penyelesaian konflik. 

5. Membentuk Tim Anti-Bullying

Kampus dapat membentuk tim anti-bullying yang terdiri dari staf, dosen, dan mahasiswa yang peduli. Tugasnya berupa memantau situasi di kampus, memberikan dukungan penuh terhadap korban, serta melibatkan diri dalam kegiatan pencegahan bullying. 

6. Mendorong pelaporan dan intervensi

Korban maupun saksi bullying wajib dilindungi saat melaporkan insiden perundungan. Kampus harus menyediakan pelaporan yang aman dan mengambil langkah tegas terhadap pelaku.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cakrawala.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

8 Cara Mengatasi Fenomena Bullying di Lingkungan Kampus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!