Boneka Sentasi (Sentuhan Aman dan Tidak Aman Edukasi Dini) (ubaya.ac.id)
INDOZONE.ID – Amelia, mahasiswa Program Studi Desain dan Manajemen Produk, Fakultas Industri Kreatif (FIK), Universitas Surabaya (Ubaya) menciptakan inovasi berupa boneka edukasi seksual interaktif.
Alat peraga yang diberi nama Sentasi (Sentuhan Aman dan Tidak Aman Edukasi Dini) ini bertujuan untuk menghadapi tantangan maraknya kasus kekerasan seksual pada anak di Indonesia.
Baca juga: Perkenalkan MRI Sejak Dini, FKK UMJ Edukasi Murid SD Lazuardi Lewat Lego
Amelia turut prihatin terhadap data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, yang menunjukkan bahwa anak-anak adalah korban kekerasan seksual terbanyak di tingkat nasional.
Di sisi lain, banyak orang tua dan guru masih merasa canggung atau menganggap tabu untuk membicarakan edukasi seksual kepada anak-anak.
Padahal, menurutnya edukasi seksual justru sangat penting diberikan sejak usia dini sebagai langkah perlindungan diri.
“Saya menciptakan boneka ini sebagai media untuk memudahkan penyampaian edukasi seksual dari orang dewasa, khususnya guru kepada anak usia dini,” ungkapnya.
Boneka Sentasi hadir dalam dua karakter manusia, yaitu Luca (laki-laki) dan Luna (perempuan), yang dirancang khusus untuk anak usia 3 hingga 6 tahun.
Boneka ini memiliki keunggulan teknologi berupa alat sensor pada area sensitif atau terlarang, seperti wajah, dada, alat kelamin, dan pantat.
Jika area terlarang tersebut disentuh, boneka akan mengeluarkan peringatan suara tegas berbunyi, “Jangan sentuh!”
Tak hanya itu, boneka juga dilengkapi pakaian lepas-pasang serta tiga ekspresi wajah (senang, sedih, dan marah), yang dapat diganti-ganti untuk membantu anak memahami emosi.
Baca juga: Harapan Baru Pendidikan, Sekolah Rakyat Fasilitasi 15.895 Anak Keluarga Tidak Mampu
Produk juga turut didukung buku panduan guru berisi petunjuk penggunaan boneka, materi edukasi seksual, serta contoh skenario bermain peran untuk membantu anak memahami cara melindungi diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ubaya.ac.id