Ilustrasi memberikan layanan pendidikan kepada siswa (Freepik)
INDOZONE.ID - Sistem penyelenggaraan pendidikan secara umum dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis, yaitu model eksklusif dan model inklusif.
Pendidikan eksklusif biasanya lebih mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari karena sistem ini diterapkan pada institusi pendidikan yang hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu saja.
Sedangkan pendidikan inklusif mungkin masih jarang ditemui, terutama di Indonesia. Meskipun memang sudah ada aturan mengenai pendidikan inklusif itu sendiri.
Baca juga: “Rukun Sama Teman”, Lagu Sederhana dengan Pesan Besar untuk Pendidikan Anak
Pendidikan inklusif merupakan sistem pembelajaran yang memberikan kesempatan bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau keterbatasan, untuk belajar bersama di kelas reguler.
Melalui pendekatan tersebut, anak-anak dengan latar belakang dan kondisi fisik yang berbeda dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal di lingkungan sosial yang umum.
Agar materi pelajaran dapat dipahami oleh seluruh murid, guru akan melakukan penyesuaian metode pengajaran yang sesuai dengan perbedaan kondisi setiap siswa.
Baca juga: Catat! Jadwal Libur Puasa Siswa 2026: Berbeda di Setiap Daerah
Sistem ini sangat menghargai keunikan setiap individu karena fokus utamanya adalah untuk menggali dan memaksimalkan bakat yang dimiliki oleh masing-masing anak.
Dalam pelaksanaannya, sekolah tetap menggunakan kurikulum reguler yang dimodifikasi agar selaras dengan kemampuan serta kebutuhan para siswanya.
Meskipun para siswa mengikuti standar ujian akhir yang serupa dengan sekolah umum, penilaiannya tetap akan disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas masing-masing murid tersebut.
Pendidikan inklusif merupakan mandat dari undang-undang sistem pendidikan nasional yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang setara dan terbuka bagi semua kalangan. Berikut adalah poin-poin tujuannya:
Dalam sistem pendidikan inklusif, tanggung jawab tidak hanya bertumpu pada tenaga pengajar, tetapi juga melibatkan peran aktif dari orang tua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sampoernaacademy.sch.id