Agik Nur Efendi, S-3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Surabaya (Unesa) (unesa.ac.id)
INDOZONE.ID - Agik Nur Efendi membuktikan bahwa latar belakang keluarga yang sederhana bukanlah penghalang untuk meraih puncak prestasi akademik.
Sebagai putra dari pasangan petani di pedesaan, Poniman dan Supiyati, Agik belajar tentang ketangguhan dan kerja keras sejak dini.
Semangat tersebut membawanya menjadi lulusan terbaik pada program S-3 Pendidikan Bahasa dan Sastra di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 pada Februari 2026.
Pencapaian Agik bukan hanya sekadar nilai. Melalui disertasi berjudul “Narasi Pelestarian Ekologis Masyarakat Lokal dalam Sastra Indonesia,” ia menyampaikan pesan penting mengenai penyelamatan lingkungan.
Agik meneliti 14 novel nusantara yang tersebar dari wilayah Aceh hingga Papua untuk membuktikan bahwa sastra berperan besar sebagai penjaga kearifan lokal dalam melindungi alam.
"Melalui sastra, kita bisa menanamkan kesadaran menjaga lingkungan dengan cara yang lebih menyentuh—melalui simbol dan nilai budaya yang sudah ada di tengah masyarakat kita," ungkapnya.
Selama masa studinya, Agik menunjukkan dedikasi yang luar biasa dengan berhasil menembus lima publikasi di jurnal internasional bereputasi Scopus.
Namun, di balik keberhasilan risetnya, terdapat perjuangan keluarga yang unik. Agik menjalani masa studinya bersama sang istri yang juga menempuh pendidikan magister di kampus yang sama.
Unesa pun menjadi rumah kedua bagi mereka, tempat pasangan ini belajar sekaligus merawat buah hati dengan bantuan fasilitas penitipan anak (Day Care) di lingkungan kampus.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Organisasi Kampus dan Manfaatnya bagi Mahasiswa
“Kami belajar bersama dalam arti sesungguhnya. Ketika saya dan istri mengejar ilmu, anak kami juga belajar mengenal dunia. Ini pengingat bahwa perjuangan ini adalah investasi untuk masa depan keluarga,” tutur Agik.
Setelah menyandang gelar doktor, Agik bertekad kembali ke tengah masyarakat dan ruang kelas untuk terus mengedukasi bahwa menjaga kelestarian bumi adalah tanggung jawab moral bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unesa.ac.id