INDOZONE.ID - Made Dhaneswara Pranakusuma, mahasiswa Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), mencetak prestasi luar biasa dengan dapat beasiswa penuh program PhD (S3) di Nanyang Technological University (NTU), Singapura, langsung setelah lulus S1.
Jejak Prestasi yang Panjang Sejak Sekolah
Baca juga: Mahasiswa BINUS Tembus Tokyo Game Show 2025 Lewat Karya “Luminote Mio: Aqualoom at Ocean’s End”
Sejak di bangku sekolah, Dhanes sudah mencatatkan nilai Ujian Nasional tertinggi kedua se-Bali. Saat kuliah di ITB, ia lulus dengan IPK nyaris sempurna 3,99. Tak ayal, ia dinobatkan sebagai mahasiswa terbaik Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB 2024.
Namun, deretan prestasi akademik bukan satu-satunya alasan dirinya diterima di NTU. Yang paling menarik, riset akhir Dhanes di bidang material baterai dipublikasikan di jurnal internasional bergengsi International Journal of Ionics.
Publikasi inilah yang membuat namanya dilirik oleh pihak NTU untuk langsung melanjutkan studi doktoral tanpa perlu S2.
Fokus pada Konsistensi dan Rasa Ingin Tahu
Keberhasilan Dhanes bukan karena keberuntungan semata. Sebab, Dhanes membangun rutinitas dengan membagi target dalam langkah-langkah kecil, menyelesaikannya dengan disiplin tinggi, dan memastikan setiap hari membawa kemajuan.
Bagi Dhanes, hal kecil dilakukan dengan konsisten jauh lebih berharga daripada ambisi besar yang berhenti di rencana.
Selain itu, ia selalu menjaga rasa ingin tahu (curiosity). Dhanes percaya, bahwa semangat belajar yang tidak pernah padam akan jadi bahan bakar utama bagi peneliti sejati.
Dengan mentalitas “gelas kosong”, ia terus membuka diri terhadap ilmu baru, menjelajah ide, dan memperluas wawasan tanpa merasa cepat puas.
Lingkungan Kompetitif dan Dukungan Orang Tua
Di balik semua pencapaian akademiknya, Dhanes tumbuh di lingkungan kompetitif sekaligus suportif. Ia dikelilingi oleh teman-teman yang ambisius dan pekerja keras, yang bukan hanya menjadi saingan, melainkan juga motivasi untuk terus berkembang.
Selain itu, peran orang tua menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter kerja keras dan fokusnya. Sejak kecil, mereka menanamkan nilai tentang pentingnya proses dan ketekunan dalam setiap langkah hidup.
Alasan Memilih Langsung ke S3
Keputusan Dhanes untuk langsung melanjutkan ke jenjang S3, berangkat dari keinginannya untuk upskilling dan memperluas pengalaman riset di kancah internasional.
Baca juga: Dari Tambak ke Teknologi: Kisah Dosen BINUS yang Ubah Inovasi Lokal Jadi Dampak Global
Program PhD yang ia jalani di NTU dirancang, seperti pekerjaan profesional, mahasiswa mendapatkan gaji riset sambil mengembangkan proyek ilmiah.
Bagi Dhanes, gelar doktor gak hanya capaian akademik, tetapi gerbang menuju karier riset, industri, dan konsultasi internasional. Nah, kamu bisa ikutin tips dari Dhanes kalau kamu mau langsung S3 tanpa S2!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@santosoim