Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 11:35 WIB

Mau Lancar Pas Sempro? Pahami Istilah Berikut dan Cara Jawabnya!

Author

Ilustrasi orang presentasi di depan kelas (freepik)

INDOZONE.ID - Sebelum masuk ke tahap proses penelitian, kamu harus melewati satu ujian penting yaitu seminar proposal atau sering disebut sempro.

Tahapan ini cukup krusial, karena di sini kamu bakal mempresentasikan rancangan penelitian yang sudah dibuat dan bakal diuji oleh dosen penguji. Sempro ini bakal mastiin kalau topik, teori, hingga metode penelitian yang bakal digunakan sudah tepat.

Baca juga: UIN Jakarta Berikan Beasiswa kepada 138 Dosen dan Teknik Mencapai Rp2,85 Miliar

Namun, masih banyak mahasiswa yang justru bingung menghadapi sempro ini, karena berbagai istilah yang muncul. Kurangnya pemahaman ini, buat mereka gak percaya diri saat jelasin proposal penelitian yang dibuat. 

Dengan memahami istilah-istilah tersebut, pastinya bisa jadi kunci kelancaran saat sempro yang dilakukan. Kira-kira, apa aja sih istilah-istilah tersebut? Gimana cara jawabnya kalau ditanya? Yuk, kita bahas satu per satu.

Baca juga: Keseruan Workshop Seminar Inspiratif di SMKN 15 Bandung untuk Bangun Rasa Pede Para Gen Z

4 Istilah yang Wajib Diketahui sebelum Sempro

1. Gap Penelitian

Istilah pertama yang sering banget dibahas adalah gap penelitian, sebuah kesenjangan pada penelitian sebelumnya belum terungkap. Gap penelitian ini juga jadi pembeda antara penelitian kamu dengan sebelumnya.

Pertanyaan : “Apa gap dari penelitian kamu ini?”

Jawaban : “Penelitian-penelitian sebelum banyak yang membahas tentang efektivitas media sosial dalam pemasaran, namun untuk pembahasan dampak terhadap pasar Asia Tenggara masih!”

Baca juga: Kesan Pertama Dua Mahasiswa Pertukaran di SNU: Dari Budaya hingga Minat Kelas Bahasa Korea

2. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian merupakan alat yang dipakai buat mengumpulkan data secara sistematis, sehingga hasilnya valid. Instrumen ini beragam, misalnya kuesioner atau angket lewat form, wawancara, dan lainnya.

Pertanyaan : “Media apa yang bakal dipakai jadi instrumen?”

Jawaban : “Saya akan memakai media angket berdasarkan teori X lewat google form. Cara ini untuk mendapatkan data responden, dan juga observasi buat memperdalam analisis masalah yang diangkat.”

Baca juga: Unik! Mahasiswa IPB Gunakan Hewan Dasar Perairan untuk Teliti Kualitas Air di Danau SDGs

3. Bias

Bias adalah suatu kesalahan sistematis yang bisa membuat hasil penelitian menyimpang, sehingga kesimpulan tidak akurat. Bias ini biasanya berasal dari peneliti sendiri, seperti terlalu subjektif atau berisi harapan.

Pertanyaan : “Apakah kamu yakin kalau hasil penelitian ini tidak memiliki bias?”

Jawaban : “Untuk mengurangi bias, saya akan menggunakan data-data dan teori yang relevan, jadi tidak melibatkan atau memasukan opini tanpa data yang jelas."

Baca juga: 5 Tipe Mahasiswa di Kelas: Apakah Kamu Si Rajin atau Si Hobi Absen?

4. Hipotesis

Istilah terakhir yang sebenarnya umum, tapi masih banyak gak paham, yaitu hipotesis. Ini adalah dugaan awal atau sementara terhadap hasil penelitian. Jawaban sementara ini diajukan berdasarkan rumusan penelitian.

Pertanyaan : “Jadi apa hipotesis yang kamu rumuskan?”

Jawaban : "Berdasarkan penelitian-penelitian sebelum, hipotesa yang saya rumuskan yaitu hubungan tingkat kemampuan kontrol diri terhadap perilaku agresivitas." 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@manuru.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU