Bantu Anak Berkebutuhan Khusus, Mahasiswa UIN Suska Riau Hadirkan Permainan Edukatif "Mono-Skilltopia"
INDOZONE.ID - Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang tergabung dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) menghadirkan sebuah Alat Permainan Edukatif (APE) bernama Mono-Skilltopia untuk anak berkebutuhan khusus.
Mono-Skilltopia dikembangkan oleh tim PPL yang beranggotakan Khairun Nisa Nur Rafita, Adzhana Haura Meylani, Adytia Silvy Kurniawati, Nilam Cahya Rahmadani, Desna Karmita, dan Aufa Zakia. Mereka berada di bawah bimbingan Drs. Mukhlis, M.Si. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan.
Tim PPL memperkenalkan Mono-Skilltopia dalam rupa permainan monopoli yang disusun secara handmade dan menggunakan pendekatan interaktif bagi anak berkebutuhan khusus.
Dari segi visual, permainan tersebut hadir sebgai sebuah board game besar yang diperuntukkan untuk dimainkan di lantai.
Selain itu, mereka juga melengkapi permainan dengan sebuah buku panduan dan dadu berukuran besar yang tentunya dibuat secara manual, sebagai upaya tim dalam mendorong anak-anak berkebutuhan khusus untuk bergerak aktif dan melatih ketrampilan dasarnya.
Inovasi ini mendapatkan perhatian khusus dari instansi tempat mereka melaksanakan PPL, yakni Humanika Psychology Center. Selaku pimpinan dan seorang psikolog, Hj. Aida Malikha, S.Psi., M.Si. menilai inovasi mereka merupakan sesuatu yang unik dan tidak biasa.
“APE ini sangat kreatif, apalagi dibuat sendiri oleh mahasiswa. Biasanya mahasiswa magang hanya menjalankan tugas yang diberikan, namun kali ini mereka mampu menciptakan sesuatu yang baru dan bermanfaat. Ini menjadi nilai tambah yang luar biasa,” jelasnya.
Selaku Dosen Pembimbing Lapangan, Drs. Mukhlis, M.Si. juga merasa bangga atas inovasi yang tim usung dengan memahami kebutuhan masyarakat dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Baca juga: Tekan Angka Stunting di Gresik, Mahasiswa KKN UNAIR Manfaatkan Daun Kelor Jadi Puding Lezat
“Mahasiswa PPL ini sangat kreatif. Saya bangga karena mereka tidak hanya belajar, tetapi juga menghasilkan media yang benar-benar bisa digunakan dan disesuaikan dengan kemampuan anak,” jelasnya.
Nantinya, para anak-anak berkebutuhan khusus dapat memainkan Mono-Skilltopia dengan cara melempar dadu dan melangkah sesuai jumlah mata dadu yang keluar. Lalu, dengan bimbingan orang dewasa, mereka harus menyelesaikan tantangan yang tersedia di kotak permainan.
Setiap tantangan dalam Mono-Skilltopia dirancang secara khusus untuk melatih keterampilan pada anak berkebutuhan khusus.
Lewat inovasi tersebut, mahasiswa PPL Psikologi UIN Suska Riau tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan dan layanan psikologi anak. Mono-Skilltopia pun diharapkan menjadi sarana pembelajaran alternatif yang interaktif dan bernilai edukatif, sekaligus mampu menunjang proses belajar dan terapi anak secara lebih efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fpsi.uin-suska.ac.id