INDOZONE.ID - Program Studi Farmasi menjadi salah satu jurusan favorit yang banyak diminati calon mahasiswa. Ini tidak lepas dari prospek kerja yang luas, dan tidak hanya fokus pada praktik di apotek.
Lulusan jurusan ini juga merambah ke berbagai sektor industri, instansi pemerintah, penelitian, hingga pendidikan. Berikut tujuh prospek kerja yang dapat menjadi pilihan untuk mahasiswa program studi farmasi.
7 Prospek Kerja Menjanjikan Lulusan Farmasi
Baca juga: Bukan Sekadar Pembuat Peta! Intip Prospek Kerja di Bidang Kartografi dan Penginderaan Jauh
1. Apoteker di Apotek
Lulusan farmasi dapat mengelola apotek pribadi maupun bekerja di perusahaan ritel farmasi.
Selain obat, mereka juga berperan menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dengan memastikan pasien memahami dosis serta cara penggunaan obat yang benar.
2. Tenaga Medis di Rumah Sakit dan Klinik
Di lingkungan ini, farmasis memiliki peran dalam mengatur ketersediaan obat dan memberikan informasi kepada dokter atau perawat.
Mereka juga bertugas mendampingi pasien secara langsung, agar tidak terjadi kesalahan dalam mengonsumsi obat-obatan.
Baca juga: Respons Bencana Sumatera, UGM Kirim Tenaga Medis ke Daerah Terdampak Setiap Pekan
3. Karier di Industri Farmasi
Sektor industri menyerap banyak tenaga ahli untuk menempati posisi seperti Quality Control (QC), Quality Assurance (QA), Research and Development (R&D), hingga urusan regulasi (regulatory affairs).
Bidang tersebut mencakup pabrik obat-obatan, suplemen, bahkan hingga produsen alat kesehatan.
4. Pegawai di Instansi Pemerintah
Lulusan farmasi dibutuhkan oleh lembaga pemerintah seperti BPOM, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan.
Fokus utamanya adalah melakukan pengawasan terhadap keamanan obat, makanan, dan minuman yang dikonsumsi oleh masyarakat luas.
Baca juga: Dibayar Pemerintah! Magang Nasional 2026 Beri Uang Saku Setara UMP Selama 6 Bulan
5. Industri Kosmetik dan Produk Kesehatan
Seiring dengan tren kecantikan yang meningkat, lulusan farmasi berperan penting dalam menciptakan produk skincare, kosmetik, parfum, hingga produk kesehatan tradisional.
Mereka memastikan produk-produk yang dihasilkan aman dan layak digunakan sebelum jatuh ke tangan konsumen.
6. Peneliti di Laboratorium
Bagi yang memiliki minat pada riset, tersedia peluang untuk menjadi peneliti di lembaga riset, perguruan tinggi, atau perusahaan swasta.
Fokus penelitiannya sangat beragam, mulai dari pengembangan obat baru, riset bahan herbal, hingga pembuatan vaksin.
Baca juga: Lawan Kanker dan Autoimun, Peneliti UPER Ciptakan AI Pendeteksi Kerusakan DNA
7. Akademisi dan Trainer di Dunia Pendidikan
Lulusan yang telah menempuh pendidikan lanjut (magister atau doktor) dapat berkarier sebagai dosen atau pengajar.
Selain itu, mereka juga bisa menjadi tenaga pelatih (trainer) di berbagai instansi untuk membagikan keterampilan dan pengetahuan kefarmasian.
Nah, itulah tujuh pekerjaan yang bisa dijalani oleh lulusan Farmasi. Bagi para mahasiswa yang tengah mendalami ilmu ini, gak perlu bingung kerja apa lagi di masa depan yah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umbjm.ac.id