INDOZONE.ID - Engineering adalah bidang yang menggabungkan ilmu matematika dan sains dengan kreativitas untuk mencari solusi atas berbagai masalah di dunia nyata.
Orang yang ahli di bidang ini disebut sebagai engineer. Mereka menggunakan logika serta pengetahuan teknis untuk menciptakan dan mengembangkan berbagai hal, mulai dari infrastruktur besar hingga sistem teknologi yang rumit.
Engineering juga memegang peranan krusial dalam menjawab tantangan global seperti perubahan iklim dan kesehatan masyarakat.
Para praktisinya dituntut untuk selalu berpikir kritis serta memahami dampak sosial dari setiap inovasi yang mereka ciptakan.
Baca juga: Tetap Optimal di Musim Hujan, Mahasiswa UMM Ciptakan Inovasi Pengering Gabah bagi Petani
Jenis-Jenis Profesi Engineering
Dunia engineering atau teknik adalah bidang pekerjaan yang sangat luas dengan berbagai keahlian khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan teknologi dan industri saat ini.
Berikut adalah 10 penjelasan mengenai beberapa jenis profesi engineering.
1. Insinyur Mesin
Bertugas merancang dan menguji berbagai macam alat mekanik, seperti mesin pabrik, kendaraan, hingga alat-alat berat.
2. Insinyur Sipil
Berfokus pada membangun fasilitas umum seperti jalan, jembatan, dan gedung agar hasilnya aman dan sesuai standar.
3. Insinyur Elektro
Ahli yang menangani sistem kelistrikan, mulai dari pemasangan listrik di rumah hingga pembangkit listrik besar dan perangkat elektronik.
4. Insinyur Perangkat Lunak
Merancang dan merawat aplikasi di ponsel, situs web, serta sistem komputer yang kita gunakan sehari-hari.
5. Insinyur Kimia
Menggunakan ilmu kimia dan fisika untuk memproses bahan mentah menjadi produk berguna seperti obat-obatan, makanan, atau bahan bakar.
6. Insinyur Lingkungan
Menciptakan teknologi untuk menjaga alam, seperti sistem pengolahan limbah dan cara mengatasi polusi udara atau air.
7. Insinyur Industri
Bertugas mengatur agar cara kerja di sebuah perusahaan atau pabrik menjadi lebih efisien, cepat, dan hemat biaya.
8. Insinyur Dirgantara
Spesialis yang merancang pesawat terbang, satelit, hingga teknologi untuk kebutuhan luar angkasa.
9. Insinyur Biomedis
Pengembang alat-alat kesehatan canggih, seperti mesin MRI atau alat pacu jantung, yang menggabungkan teknologi dengan ilmu medis.
10. Data Engineer
Membangun sistem atau infrastruktur digital agar data dalam jumlah besar bisa disimpan dan diolah dengan lancar.
Baca juga: Tembus Starlink dan NASA, Ini 7 Prospek Kerja bagi Sarjana Teknik Dirgantara!
Keterampilan yang Dibutuhkan
Menjadi insinyur yang handal bukan hanya soal kecerdasan otak, melainkan gabungan antara keahlian teknis dan kemampuan sosial yang baik.
Berikut adalah kemampuan yang perlu kamu kuasai:
1. Penyelesaian Masalah
Kamu harus mampu mencari akar masalah dan merancang solusi yang paling efektif untuk setiap tantangan yang muncul.
2. Logika Matematika dan Sains
Menguasai angka dan prinsip ilmu alam adalah pondasi utama karena bidang ini sangat bergantung pada logika.
3. Melek Teknologi
Penting untuk selalu memperbarui pengetahuan tentang perangkat lunak dan alat-alat terbaru agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
4. Berpikir Kreatif
Inovasi membutuhkan kemampuan untuk berpikir di luar kebiasaan guna menciptakan sistem yang lebih efisien.
5. Manajemen Proyek
Kamu harus bisa mengatur waktu, anggaran, dan sumber daya dengan baik agar proyek besar dapat selesai tepat waktu.
6. Komunikasi yang Jelas
Keahlian menyampaikan ide secara sederhana sangat penting saat membuat laporan atau berdiskusi dengan orang lain.
7. Kerja Sama Tim
Keberhasilan sebuah proyek bergantung pada kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak dari latar belakang yang berbeda.
8. Ketelitian Tinggi
Kamu wajib sangat teliti karena kesalahan kecil dalam perhitungan bisa berdampak besar pada hasil akhir.
9. Cepat Belajar dan Beradaptasi
Di tengah perubahan teknologi yang sangat cepat, kamu harus siap untuk terus belajar hal-hal baru.
10. Etika dan Tanggung Jawab
Kamu harus sadar bahwa setiap karya yang dihasilkan memiliki dampak sosial dan lingkungan, sehingga integritas sangat diperlukan.
Baca juga: Belajar Sambil Bermain, Ratusan Anak TK Meriahkan Festival Gerak Dasar FIKK UNJ
Prospek Kerja Jurusan Engineering
Berikut adalah 6 alasan mengapa bidang Engineering memiliki masa depan cerah.
1. Penghasilan yang Menarik
Insinyur biasanya mendapatkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan profesi lainnya. Sebagai gambaran, lulusan baru di Indonesia bisa memperoleh gaji sekitar 5 hingga 10 juta rupiah.
Jumlahnya akan jauh lebih besar jika kamu bekerja di luar negeri atau memiliki spesialisasi tertentu.
2. Peluang Kerja yang Luas
Lululusan tidak hanya terpaku pada satu jenis industri. Bidang teknik dibutuhkan di banyak sektor, mulai dari pembangunan gedung, manufaktur, teknologi informasi (IT), hingga bidang kesehatan.
3. Bisa Berkarir di Luar Negeri
Jika memiliki keahlian dan sertifikat yang diakui dunia, kamu punya peluang besar untuk bekerja di negara-negara maju seperti Jerman, Jepang, atau Australia.
4. Menjadi Pengusaha atau Konsultan
Dengan kemampuan memecahkan masalah yang kuat, banyak insinyur yang sukses membangun bisnis sendiri (startup) atau menjadi penasihat ahli bagi perusahaan lain.
5. Jenjang Karier yang Jelas
Kamu bisa memulai dari posisi junior dan terus naik level menjadi manajer hingga direktur teknik seiring bertambahnya pengalaman dan kemampuan kepemimpinanmu.
6. Aman dari Ancaman AI
Profesi ini sulit digantikan oleh mesin atau kecerdasan buatan karena membutuhkan perpaduan antara logika dan kreativitas untuk menciptakan solusi masa depan.
Baca juga: Mahasiswa UNAIR Luncurkan Program LENTERA, Bekali Ibu untuk Dukung Masa Depan Pendidikan Anak
Rekomendasi Jurusan Kuliah untuk Menjadi Engineering
Jika kamu bercita-cita menjadi seorang insinyur, langkah pertamanya adalah memilih jurusan teknik yang tepat sesuai minatmu.
Berikut adalah beberapa pilihan jurusan teknik yang populer di Indonesia
- Teknik Sipil: Cocok untuk kamu yang ingin belajar cara membangun gedung, jembatan, atau jalan raya.
- Teknik Mesin: Mempelajari tentang cara kerja mesin, dunia otomotif, dan berbagai peralatan mekanik.
- Teknik Elektro: Di sini kamu akan belajar tentang aliran listrik, cara membuat robot, hingga sistem digital.
- Teknik Informatika: Cocok untuk kamu yang hobi membuat program komputer atau mengembangkan aplikasi perangkat lunak.
- Teknik Industri: Menggabungkan ilmu teknik dengan manajemen untuk membuat cara kerja di perusahaan menjadi lebih efektif.
- Teknik Kimia: Berfokus pada pengolahan bahan kimia untuk keperluan berbagai macam industri.
- Teknik Lingkungan: Mempelajari cara menciptakan solusi untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.
- Teknik Biomedis: Ilmu yang memadukan kecanggihan teknologi dengan kebutuhan di dunia kedokteran.
- Teknik Penerbangan: Ditujukan bagi kamu yang tertarik pada teknologi pesawat terbang dan luar angkasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nevacloud.com