INDOZONE.ID - Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (FT UM) kembali membuka peluang bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman kerja di luar negeri.
Kali ini, FT UM bekerja sama dengan perusahaan Jepang, PT Yutoku, melalui program magang di sektor industri perkapalan.
Kerja sama tersebut dibarengi dengan kegiatan pembekalan bagi calon peserta magang yang digelar di Gedung GKB A19 pada 2 April 2026, dengan diikuti oleh dosen serta mahasiswa dari jurusan Teknik Mesin dan Pendidikan Teknik Mesin UM.
Dalam sesi pembekalan, mahasiswa dikenalkan dengan gambaran dunia kerja di Jepang, khususnya di industri galangan kapal.
Sektor ini ternyata memiliki peran besar dalam perekonomian, terutama di wilayah seperti Nagasaki. Namun di sisi lain, industri ini juga sedang mengalami kekurangan tenaga kerja, sehingga mereka membuka peluang bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.
Baca juga: Mengulik Jurusan Sastra Jawa: Peluang Karier Luas dan Punya Peran Penting di Era Modern
Wakil Dekan III FT UM, Rr. Poppy Puspitasari, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar magang biasa.
Ia menyebut kesempatan ini bisa jadi pintu awal untuk berkarier di kancah global. Karena itu, mahasiswa diminta untuk mempersiapkan diri dengan serius, baik dari sisi kemampuan teknis maupun kesiapan mental.
“Ini adalah batu loncatan untuk karier global. Mahasiswa harus benar-benar siap mental dan kompetensi,” tuturnya.
Dari pihak PT Yutoku, dijelaskan bahwa peserta magang nantinya akan bekerja mulai pukul 08.00 hingga 17.00, dengan kemungkinan opsi lembur.
Baca juga: Mau Kuliah? Cek 5 Hal Ini Sebelum Pilih Kampus Biar Nggak Menyesal
Menariknya, gaji yang ditawarkan berkisar Rp21-22 juta per bulan, lengkap dengan fasilitas seperti tempat tinggal, utilitas, hingga kamar pribadi.
Sebelum berangkat ke Jepang, mahasiswa juga akan dibekali berbagai pelatihan, mulai dari teknik pengelasan (welding), bahasa Jepang, hingga kemampuan komunikasi lintas budaya.
Perwakilan PT Yutoku juga menekankan bahwa mereka tidak hanya mencari pekerja, tetapi juga mencari bibit unggul yang memiliki potensi untuk berkembang dan mampu beradaptasi di lingkungan multikultural.
“Kami tidak hanya mencari tenaga kerja, tetapi juga calon pemimpin yang mampu beradaptasi dengan budaya multinasional.” tuturnya.
Baca juga: Cara Menyusun Laporan Magang yang Benar, Lengkap dengan Strukturnya
Langkah FT UM ini menunjukkan keseriusan kampus dalam menyiapkan lulusannya agar siap bersaing di dunia kerja kancah global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Um.ac.id