INDOZONE.ID - Inovasi teknologi kembali diperkenalkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui proyek bertajuk Edu Solar & IoT Hub.
Program ini dirancang sebagai solusi pembelajaran berkelanjutan dengan menyasar wilayah 3T, yakni tertinggal, terdepan, dan terluar, yang masih menghadapi permasalahan keterbatasan listrik dan akses digital.
Penggagasnya, Yuanda Eka Saputra, menjelaskan sistem ini mengombinasikan energi panel surya sebagai sumber listrik dengan teknologi Internet of Things (IoT).
Dengan konsep tersebut, proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung secara mandiri dan lebih stabil meski berada di daerah dengan infrastruktur terbatas.
Baca juga: Inovasi Mahasiswa USU Dongkrak Ekonomi Desa Cempa Lewat Inovasi Teknologi dan Ekonomi
“Konsepnya mengintegrasikan sumber energi terbarukan dengan sistem digital yang adaptif. Dengan dukungan IoT, proses pembelajaran dapat terhubung secara daring maupun luring, sehingga membuka akses pendidikan yang lebih merata di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Yuanda.
Platform ini juga dilengkapi dengan fitur berbasis website yang mendukung interaksi antara siswa dan pengajar.
Mulai dari akses materi hingga komunikasi dua arah, semua dirancang agar kegiatan belajar tetap berjalan efektif.
Hal ini membuat Edu Solar & IoT Hub menjadi solusi pendidikan terpadu yang lebih inklusif dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Baca juga: 4 Tips Jitu Gunakan AI untuk Tugas Kuliah agar Hasilnya Maksimal
Inovasi ini berangkat dari keresahan terhadap ketimpangan akses pendidikan di daerah terpencil.
Menjawab hal tersebut, tim UMS mengembangkan lima produk dengan konsep berbeda yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di lapangan.
“Namun, proses tersebut tidak lepas dari tantangan. Keterbatasan waktu dan pembagian tenaga menjadi kendala utama, mengingat setiap anggota tim bertanggung jawab atas satu inovasi yang dikembangkan secara paralel," lanjutnya.
Proses ini sekaligus memperkuat kolaborasi lintas disiplin, dengan melibatkan berbagai bidang, seperti teknologi, kesehatan, hingga sosial.
Baca juga: Ingin Kuliah Psikologi? Ini Cara Susun Nilai Rapor Biar Lolos SNBP
Tim yang terdiri dari mahasiswa berbagai jurusan ini, menorehkan prestasi dengan meraih lima medali dalam ajang Lomba Essay Tingkat Nasional 7 (LETIN 7) dan Forum Indonesia Muda 2 (FIM 2) yang digelar di Universitas Janabadra, Yogyakarta.
Capaian tersebut menegaskan, bahwa inovasi mahasiswa tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: News.ums.ac.id