INDOZONE.ID - Mahasiswa IPB University menciptakan sebuah terobosan kreatif melalui produk minuman bernama Syaapii.
Produk tersebut lahir dari tingkat konsumsi susu di daerah Jawa Barat dan Jawa tengah yang ternyata masih perlu ditingkatkan bedasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Baca juga: Mahasiswa Undip Borong Penghargaan Usai Sulap Limbah MBG Jadi Produk Pembersih Helm
Lahir dari Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), Syaapii memperkenalkan produk unggulan berupa milkshake yang mengombinasikan kesegaran susu sapi lokal dengan buah-buahan asli.
Muhammad Rakha Najwan Fadilah, mahasiswa Program Studi Matematika selaku CEO Syaapii, mengungkapkan bahwa tujuan utama produk ini adalah menyediakan pilihan minuman yang lebih menarik dan bernutrisi.
“Produk ini dibuat secara fresh dengan berbagai varian rasa yang lebih menarik dibanding susu plain, sehingga dapat menjadi alternatif konsumsi susu yang bergizi bagi anak-anak dan mahasiswa,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa selain rasanya yang enak, Milkshake Syaapii juga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi seperti protein, kalsium, vitamin, dan serat.
Keunggulan utama dari milkshake Syaapii adalah kemurnian bahan bakunya. Mereka mengolah buah segar secara mandiri.
“Kami menggunakan bahan baku tanpa perasa sama sekali. Untuk buahnya kami buat sendiri menjadi selai dengan tambahan gula pasir biasa, bukan pemanis buatan,” tegas Rakha.
Baca juga: Mahasiswa IPB Perkenalkan Susu Moonyonyo, Susu Segar Ekonomis dengan Rasa Kekinian
Saat ini, Syaapii menawarkan varian rasa stroberi yang dilengkapi dengan topping jeli buah untuk memberikan sensasi tekstur yang unik saat diminum.
Produk tersebut dikemas dalam botol praktis ukuran 250 ml dan dijual dengan harga ramaha kantong, yaitu Rp10.000 per botol.
Keyakinan tim Syaapii dalam merambah pasar didasarkan pada riset internal terhadap 50 responden, di mana 66 persen di antaranya menyatakan ketertarikan kuat pada konsep milkshake dengan tambahan buah.
Selain Rakha, tim wirausaha ini digerakkan oleh mahasiswa dari berbagai latar belakang ilmu, yakni Puan Siti (Ilmu Ekonomi Syariah) sebagai CFO, Suryani (Ilmu Komputer) sebagai CMO, Danisha Gaida VM (Teknologi Hasil Perairan) sebagai CTO, dan Wapiq (Matematika) sebagai COO.
Keberhasilan pengembangan bisnis juga tidak lepas dari dukungan penuh program PMW IPB University yang memberikan pelatihan intensif mengenai kewirausahaan, strategi branding, hingga pengurusan legalitas usaha.
Melalui wadah ini, para mahasiswa mengaku mendapatkan pengalaman berharga dalam mengasah keberanian untuk terjun langsung ke dunia bisnis.
Dengan kehadiran Syaapii, diharapkan minat masyarakat terhadap konsumsi susu segar terus meningkat melalui cara yang lebih menyenangkan dan menyehatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ipb.ac.id, Ipb.ac.id