Rabu, 03 JUNI 2026 • 11:25 WIB

Kolaborasi Mahasiswa UMN dan BINUS Berbuah Manis: Taklukkan 160 Tim hingga Bawa Pulang Juara 1 Ajang IIBC 2026

Author

Tim SENBOKICHI saat menerima trofi Juara 1 Indonesia Investment Banking Competition (IIBC) 2026 yang digelar di Universitas Prasetiya Mulya. (umn.ac.id)

INDOZONE.ID -Tim SENBOKICHI yang terdiri dari mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Universitas Bina Nusantara (BINUS), meraih juara 1 Indonesia Investment Banking Competition (IIBC) 2026. 

Kompetisi yang diikuti lebih dari 160 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu, menyajikan persaingan dalam menyusun strategi merger dan akuisisi di sektor energi terbarukan, melalui analisis keuangan, industri, hingga kondisi ekonomi makro.

Tim tersebut beranggotakan Fidel Mervin Effendi dari Program Studi Manajemen UMN angkatan 2023, Nathanael Gudfried dari Program Studi Finance BINUS angkatan 2022, serta Nicholas Jonathan Hendraja dari Program Studi Accounting BINUS angkatan 2023.

IIBC dikenal sebagai salah satu kompetisi paling bergengsi di bidang investment banking yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. 

Baca juga: Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola SPPG, Bisa Jadi Sarana Praktik Mahasiswa dan Riset MBG

Mervin mengatakan kemenangan timnya menjadi pencapaian berharga setelah melalui proses pembelajaran dan pengembangan yang panjang. 

Baginya, keberhasilan tersebut juga menjadi bukti bahwa mahasiswa UMN mampu bersaing dalam kompetisi finance tingkat nasional bersama peserta dari berbagai universitas ternama.

Aku juga bangga membawa nama UMN dalam meraih Juara 1 di IIBC 2026, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh UMN mulai dari awal saya pertama kali mengikuti kompetisi hingga saat ini, dan juga membuktikan bahwa mahasiswa UMN juga dapat bersaing dalam ranah finance, terutama investment banking competition,” katanya.

Kesuksesan tim SENBOKICHI tidak lepas dari kolaborasi yang terjalin kuat di antara para anggotanya. Meski berasal dari kampus berbeda, mereka memiliki satu visi sejak awal untuk meraih hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.

Baca juga: Cara Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2026, Lengkap dengan Syarat dan Jadwal Seleksinya

Menurut Mervin, proses pembentukan tim tidak hanya mempertimbangkan kemampuan teknis, tetapi juga kesamaan etos kerja dan komitmen untuk saling mendukung selama menyelesaikan studi kasus yang diberikan.

Kolaborasi bersama mahasiswa BINUS tentunya tidak hanya sekadar kolaborasi biasa, dari awal kami telah membuat target untuk tim kami agar dapat menjuarai kompetisi ini,” ujarnya.

Dalam menyusun solusi, tim mengandalkan kemampuan analisis mendalam terhadap laporan keuangan, model valuasi, kondisi industri, keunggulan kompetitif perusahaan, hingga faktor ekonomi makro yang memengaruhi sektor energi terbarukan.

Kemampuan tersebut diperoleh melalui kombinasi pembelajaran akademik dan pengalaman yang didapatkan selama menjalani magang di industri keuangan.

Baca juga: Angkat Potensi Tanaman Lokal, Mahasiswa UAJY Kembangkan Hair Mist Rambut Aromaterapi Anti Lepek

Bagi Mervin, perjalanan akademiknya di UMN turut berperan besar dalam pencapaian tersebut, khususnya melalui keterlibatannya di Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) UMN. 

Mungkin bisa dibilang, kalau enggak ada KSPM UMN, enggak bakalan ada aku yang sekarang,” tuturnya.

Setelah meraih gelar juara, ia berkomitmen untuk terus mengembangkan kemampuannya di bidang keuangan dan mengikuti berbagai kompetisi lain terkait investment banking dan merger-akuisisi.

Jangan takut untuk mulai, perbanyak ilmu, skill dan relasi,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Umn.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU