Sabtu, 20 JUNI 2026 • 20:20 WIB

Dies Natalis ke-61, UNNES Berbagi Kepedulian Lewat Khitanan Massal Gratis untuk Anak-anak

Author

UNNES hadrikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui khitan massal yang diikuti 135 anak (unnes.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Negeri Semarang (UNNES) menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan.

Pada 16 Juni 2026, sebanyak 135 anak mengikuti kegiatan khitanan massal gratis yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Gubug, Kabupaten Grobogan. 

Baca juga: Nayla Shafavirly Melaju ke Nasional! Mahasiswi UNNES Jadi Wakil Jateng di Putri Kebaya Indonesia 2026

Langkah tersebut diambil sebagai upaya kampus dalam memperluas pengabdian serta mempermudah warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas.

Kegiatan sosial ini merupakan bagian penting dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-61 UNNES.

Mengusung semangat "Bergerak Berdampak", pihak universitas ingin memastikan bahwa kehadiran institusi pendidikan juga membawa perubahan positif langsung bagi warga.

Rektor UNNES, Prof. Dr. S Martono M.Si., menekankan bahwa momen ulang tahun universitas adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kontribusi sosial.

“Dengan tema Bergerak Berdampak, UNNES ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat, salah satunya melalui kemudahan pelayanan kesehatan bagi warga di wilayah Gubug,” ujar Martono.

Dalam pelaksanaannya, UNNES tidak bergerak sendirian. Tim medis yang bertugas terdiri dari tenaga kesehatan internal UNNES serta dukungan para dokter dari wilayah Semarang dan Kudus.

Baca juga: Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis, saatnya Mahasiswa Kedokteran Ambil Peran

Selain itu, kelancaran acara juga didukung oleh program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BTN.

Keamanan medis menjadi prioritas utama dalam acara ini. Sebelum menjalani proses khitan, setiap peserta diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan awal atau screening untuk memastikan kondisi fisik mereka dalam keadaan baik.

Tidak hanya itu, UNNES juga menyediakan fasilitas kontrol medis dua hari pascatindakan guna memantau perkembangan penyembuhan masing-masing anak.

Ketua Panitia dari Pondok Pesantren Miftahul Huda, Ustaz Hadi, memberikan apresiasi besar terhadap kegiatan yang diselenggarakan. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka.

“Anak-anak yang awalnya takut khitan menjadi lebih berani. Selain itu, kegiatan ini juga sangat membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi,” tuturnya.

Hubungan antara UNNES dan Pesantren Miftahul Huda sendiri telah terjalin erat sejak tahun 2012 melalui nota kesepahaman yang berkelanjutan di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. 

Baca juga: UMM Hadirkan Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Cetak Pelatih Profesional Berbasis Sport Science

Ke depannya, Prof. Dr. Irwan Budiono selaku Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran UNNES berharap kolaborasi ini bisa berkembang ke ranah edukasi kesehatan masyarakat yang lebih luas.

Melalui program khitan, UNNES menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang selalu hadir dan menjadi solusi di tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unnes.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU