INDOZONE.ID - Setiap orang memiliki hak untuk menggapai cita-cita setinggi mungkin, tanpa ada yang menghalangi, apalagi dalam ranah pendidikan.
Meraih gelar akademik menjadi suatu kebanggaan. Ini bukan hanya simbol, melainkan juga tentang sebuah perjuangan yang diraih dengan semangat dan tekad kuat.
Dengan keterbatasannya, Putri Mayasi Ruidahasi, seorang difabel yang meraih gelar Sarjana Program Studi Sistem Komputer, Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Putri mengikuti Wisuda Periode 74 UNPAB.
Perjuangan ini juga mematahkan omongan orang, "Kamu nggak akan bisa." Justru sebaliknya, ia membuktikan dirinya bisa mendapatkan yang diinginkan.
“Mereka bilang ‘kamu nggak akan bisa’,” dikutip dari akun Instagram TikTok @unpabofficial.
“Tapi, seseorang mahasiswi UNPAB membuktikan yang sebaliknya. Kini, ia resmi jadi sarjana,” sambungnya.
Putri tampak hadir ke wisuda menggunakan kursi roda sambil berbaring, didorong oleh sang ayah, dan didampingi ibunya. Mereka bertiga maju ke depan untuk perayaan pengambilan ijazah dan berfoto dengan jajaran rektorat.
Baca juga: Inovasi Kuliner Pesisir, Keripik Kulit Ikan Khas Wisata Bahari
Keberhasilan Putri meraih gelar sarjana menjadi bukti, bahwa siapa pun berhak untuk kuliah dan mendapatkan gelar meski keterbatasan fisik.
Hari wisudanya makin spesial karena bukan sekadar lulus sebagai sarjana, Putri juga mendapatkan beasiswa Program Pascasarjana atau S2.
Kisah Putri ini banyak disorot oleh netizen. Mayoritas dari mereka kagum dan terharu atas perjuangannya.
Baca juga: Jangan Asal Klaim OCD, Mahasiswa Wajib Tahu Bedanya Perfeksionis dan Gangguan Mental
“Keren banget kamu kak. Kamu merupakan inspirasi aku juga. aku juga mahasiswa disabilitas, terima kasih sudah jadi aku lebih bersyukur lagi,” ujar salah satu netizen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok/@unpabofficial