Ilustrasi mahasiswa jurusan Astronomi (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Dunia kerja terus berubah dan persaingan ketat di jurusan populer, justru membuat lulusan sulit menonjol.
Jika kamu berani untuk keluar dari zona nyaman, Indonesia memiliki beberapa program studi langka yang menawarkan persaingan rendah, tapi kebutuhan industri sangat tinggi (blue ocean strategy).
Berikut adalah jurusan anti-pasaran di PTN top yang mempunyai karier menjanjikan di masa depan.
Baca juga: Daftar 10 PTN Terfavorit di SNBP 2026, Kampus Mana yang Paling Banyak Peminat?
Jurusan Astronomi menawarkan keunggulan unik dengan menggabungkan ilmu fisika dan matematika untuk memahami alam semesta, yang menjadi fondasi utama bagi ilmu teknologi tinggi.
Jika dibandingkan dengan Teknik Informatika, Astronomi memberikan keahlian dalam analisis data jauh lebih mendalam dan spesifik.
Lulusannya memiliki peluang untuk berkarier sebagai analis data (data analyst), peneliti di lembaga antariksa seperti LAPAN/BRIN dan BMKG, hingga bekerja di perusahaan teknologi yang membutuhkan kemampuan pengolahan data tingkat tinggi.
Sebagai satu-satunya program S1 di Indonesia yang fokus pada pemanfaatan energi inti atom untuk tujuan damai. Jurusan ini memiliki peran dalam mengembangkan energi bersih dan solusi medis, seperti kedokteran nuklir.
Keunggulan Teknik Nuklir adalah minimnya jumlah pesaing. Sementara itu, lulusannya berperan penting untuk kemandirian energi dan kesehatan nasional di masa depan.
Lulusannya berpeluang besar untuk bekerja di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN/BRIN), BAPETEN, Pertamina, PLN, serta industri medis di bidang radiologi dan radioterapi.
Mengingat Indonesia adalah negara maritim, jurusan Oseanografi memberikan keunggulan berupa spesialisasi tinggi di sektor kelautan yang tidak didapatkan secara mendalam di jurusan Geologi umum.
Mahasiswa akan dibekali ilmu mengenai dinamika laut dan mitigasi bencana yang sangat penting bagi eksplorasi sumber daya.
Potensi kariernya sangat menjanjikan, karena lulusan dapat bekerja di perusahaan eksplorasi minyak dan gas (migas), lembaga penelitian kelautan, maupun instansi pemerintah yang mengurusi kebijakan lingkungan dan kelautan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Brain Academy