INDOZONE.ID - Ada gak sih yang masih bingung cara buat menyeimbangkan kegiatan kuliah dan organisasi, atau masih ada yang berpikir organisasi itu gak penting? eitss, jangan langsung menyimpulkan.
Banyak banget mahasiswa gagal menyeimbangkan antara kegiatan kuliah (akademik) dengan kegiatan non-akademik seperti organisasi. Tapi kira-kira apa sih penyebabnya.
Mendapatkan IPK bagus adalah hal yang penting buat setiap mahasiswa. Tapi kenyataannya, masih ada yang sulit menjaga IPK agar tetap stabil. Pada akhirnya, mereka kewalahan buat aktif di organisasi dan jaga IPK.
Bukan tanpa alasan, ada beberapa penyebab utama yang membuat para mahasiswa gak bisa menyeimbangkan organisasi dengan perkuliahan. Berikut beberapa penyebabnya
Salah Prioritas
Prioritas utama sebagai mahasiswa tentunya berkuliah, namun tetap dianjurkan untuk aktif berorganisasi. Akan tetapi, banyak mahasiswa justru terjebak pada aktivitas organisasi tanpa manajemen waktu yang baik. Hal ini membuat kamu sebagai mahasiswa malah kewalahan.
Sistem Belajar Tidak Efisien
Biasanya, banyak mahasiswa yang belajar cuma mengandalkan sistem kebut semalam (SKS). Justru ini buat sistem belajar kamu tidak efisien. Buatlah jadwal belajar secara rutin, agar ketika mendekati ujian tidak sistem kebut semalam.
Burnout
Kondisi burnout juga sering banget terjadi ke mahasiswa. Biasanya terjadi karena kelelahan secara fisik maupun mental, serta tidak ada waktu buat pemulihan.
Baca juga: Universitas Moestopo Siap Gelar Festival Film Amerika Latin Bareng Dubes Venezuela
Teknik “Time Blocking” ala Elon Musk
Salah satu cara bisa kamu lakukan untuk menyeimbangkan akademik dan organisasi, dengan time blocking. Mahasiswa berprestasi bukan mengandalkan multitasking, tapi time blocking.
Dengan cara ini, kamu perlu membuat jadwal dalam sehari, apa saja yang ingin dilakukan. Produktivitas kamu bisa lebih meningkat, tapi tidak merasa terbebani.
Contoh:
Pukul 07.00 - 12.00 : Fokus kuliah dan catat materi-materi penting
Pukul 13.00 - 15.00 : Kerjakan tugas atau melakukan riset
Pukul 16.00 - 18.00 : Aktivitas organisasi (rapat, acara, dll)
Pukul 20.00 - 21.00 : Review materi dan persiapan esok hari.
Pilih Organisasi yang Sesuai
Sebelum masuk ke organisasi, pastikan cari tahu dulu. Gak semua organisasi bisa memberikan apa yang kamu inginkan. Beberapa tips buat memilih organisasi.
Pilih yang Relevan
Tips pertama yaitu pilih organisasi yang relevan. Jangan sampai gabung organisasi yang gak sesuai keinginan atau ikut-ikutan saja.
Bisa Menambah Skill
Jangan sampai gabung dengan organisasi tapi tidak ada skill yang kamu dapat. Pilihlah organisasi yang bisa menambah kemampuan atau skill kamu.
Ada Dampak Jelas
Terakhir, pilihlah organisasi yang punya dampak jelas, apalagi bisa sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jangan sampai cuma rapat rutin tanpa ada kejelasan aksi.
Baca juga: Siswa SMA Se-Jawa Timur Jajal Serunya Dunia Gigital Communication di Digicamp BINUS Malang
Belajar dengan Metode Active Recall dan Spaced Repetition
Dibandingkan belajar dengan sistem kebut semalam (SKS), alangkah baiknya gunakan metode berikut ini.
Active Recall
Metode ini untuk menguji ingatan kamu dengan membuat pertanyaan sendiri.
Spaced Repetition
Dengan metode ini, kamu wajib mengulang materi secara rutin dan berkala (contoh: 1 hari, 3 hari, 1 minggu setelah belajar).
Baca juga: Bukan Cuma Estetik, Mahasiswa ITS Rancang Produk Sepatu yang Sesuai Standar K3 dan Anti Lecet
Manfaatkan Teknologi untuk Bantu Produktivitas
Perkembangan teknologi makin canggih pastinya membantu mahasiswa dalam melakukan aktivitas. Kamu bisa menggunakan beberapa tools untuk bantu aktivitas kuliahmu.
Beberapa tools nya seperti notion (manajemen tugas dan jadwal), Forest App (fokus belajar tanpa ada distraksi), dan Google Scholar & Zotero (riset akademik).
Sebenarnya, apapun caranya bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan. Namun, yang terpenting adalah bisa menyeimbangkan dengan baik antara aktif di organisasi dan kuliah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@utbk_snbt