INDOZONE.ID - Menjalani bimbingan skripsi bisa jadi pengalaman yang menantang, apalagi ketika dosen pembimbing memiliki jadwal sangat padat sehingga sulit menemui mereka secara langsung.
Namun, kesibukan dosen bukan berarti kamu tidak bisa maju dalam penyelesaian skripsi. Berikut tujuh tips yang bisa kamu terapkan agar proses bimbingan tetap berjalan lancar dan efektif.
7 Strategi Ampuh Skripsi Tetap Jalan meski Dosen Super Sibuk
Baca juga: Sering Dianggap Sepele, Berikut 4 Kesalahan Mahasiswa Saat Bimbingan Skripsi
1. Siapkan Materi dan Pertanyaan Sebelum Bertemu
Sebelum kamu menghadiri sesi bimbingan, pastikan semua materi skripsi yang akan dibahas sudah lengkap dan tersusun rapi.
Buat juga daftar pertanyaan yang jelas agar waktu bersama dosen bisa dimanfaatkan secara maksimal. Dengan begitu, diskusi menjadi fokus dan tidak terbuang sia-sia.
2. Manfaatkan Teknologi untuk Komunikasi
Jika pertemuan tatap muka sulit dilakukan karena jadwal dosen yang padat, kamu bisa mengusulkan bimbingan secara online.
Gunakan alat komunikasi seperti email, WhatsApp, Skype, atau platform lainnya untuk berkirim pesan atau materi skripsi. Cara ini bisa membantu kamu tetap menerima masukan skripsi.
3. Kenali Karakter Dosen Pembimbing
Setiap dosen punya kepribadian yang berbeda. Cobalah untuk memahami bagaimana cara kerja dosenmu, misalnya dari teman atau kakak tingkat yang sudah pernah bimbingan.
Dengan mengetahui hal ini, kamu bisa menyesuaikan pendekatan sehingga proses komunikasi dan diskusi menjadi lebih nyaman dan efektif.
Baca juga: Bukan Sekadar Teori, Mahasiswa Komunikasi UMY Ubah Hasil Riset Pasar Menjadi Karya Zine
4. Berikan Kesan yang Baik
Ketika bertemu dosen, tunjukkanlah sikap profesional sejak awal. Datang tepat waktu, bersikap sopan, berpakaian rapi, dan menunjukkan antusiasme dapat membuat dosen merasa dihargai.
Sikap tersebut tidak hanya meninggalkan kesan positif, tetapi juga bisa membantu dosen lebih menghargai dan memperhatikan progres skripsimu.
5. Jaga Etika Selama Bimbingan
Etika dalam berkomunikasi sangat penting. Selalu membuka percakapan dengan salam, sebutkan identitas diri, dan akhiri dengan ucapan terima kasih setelah sesi selesai.
Jangan ragu menanyakan hal-hal ringan (misalnya kabar dosen) sebagai bagian komunikasi sopan santun. Sikap yang baik membantu menjaga hubungan agar tetap terjalin dan komunikasi yang lancar.
6. Jangan Terlalu Mudah Terbawa Perasaan
Karena keterbatasan waktu, dosen mungkin memberikan feedback cepat atau kritik yang tajam. Bukan bermaksud untuk menjatuhkanmu, tetapi justru untuk memperbaiki kualitas skripsimu.
Ketika menerima kritik, usahakan tetap tenang dan gunakan itu sebagai bahan perbaikan, bukan sebagai hal yang membuatmu merasa tertekan.
7. Tetap Fokus Menyelesaikan Skripsi
Kesibukan dosen bukan berarti kamu menyerah dan berhenti berusaha. Malahan, kamu perlu terus konsisten mengerjakan skripsimu.
Catat semua hal yang belum jelas, kerjakan revisi sebaik mungkin, dan ketika kesempatan bimbingan muncul, kamu sudah siap membahasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uma.ac.id